Seminar "Peluang dan Tantangan Industri BPR dalam Menghadapi Krisis Keuangan Glabal"
download pdf file
Latar Betakang
Meski Pemerintah Amerika Serikat dan Negara-negara di Eropa dan Asia telah mengungkapkan komitmennya untuk meredam krisis keuangan global, tetap saja krisis ini sarat dengan ketidakpastian. Banyak ekonom memperkirakan krisis saat ini belum sepenuhnya mengungkap seluruh kerugian dipasar keuangan sehingga pasar keuangan globat masih akan mengatami berbagai kejutan.
Begitu pula halnya dengan pasar keuangan di Indonesia. Adanya kebijakan blanket guarantee di negara tetangga {Singapura, Malaysia dan Australia) membuat perbankan di Indonesia akan menghadapi ketidakpastian, meski pemerintah telah menaikkan jumlah penjaminan simpanan menjadi Rp. 2 milyar. Sebab kebijakan btanket guarantee bisa membuat capital outflow menuju negara-negara yang mengeluarkan
kebijakan blanket guarante tersebut.
Kebijakan blanket guarantee adatah kebijakan yang menjamin seluruh simpanan nasabah termasuk dalam mata uang dotar Amerika Serikat. Pada gilirannya kebijakan akan membuat likuiditas perbankan di Indonesia sangat ketat sehingga bank-bank berlombalomba tidak kekeringan likuiditas agar tetap bisa melakukan pembiayaan jangka pendek
maupun jangka panjang.
Kesulitan likuidaitai ini akan berdampak kepada sektor riit. Keadaan tentu akan berdampak kepada sektor keuangan mikro seperti Bank Perkreditan Rakyat yang selama ini sebagian besar sudah bekerjasama dengan Bank Umum dan dari pertumbuhan sektor riit.
Untuk itu Dewan Pengurus Daerah Perbarindo DKI Jaya dan Sekitarnya berinisiatif menggelar Seminar dengan Thema "Peluang dan Tantangan Industri BPR dalam Menghadapi Krisis Keuangan Glabal". Seminar ini ditujukan kepada Pemilik dan Pengurus BPR, dan kami harapkan seluruh Pemilik dan Pengurus BPR Anggota Perbarindo mendapat gambaran yang jelas tentang krisis keuangan global ini dan mengetahui apa yang harus dilakukan untuk menjaga kesinambungan usaha serta mencari peluang baru dari krisis ini.
Untuk Jadwal Acara dari Seminar ini dapat dilihat di download Arsip di atas.