MENEBAK ARAH INDUSTRI BPR
Kini tingkat persaingan di dunia kredit mikro sudah mulai memasuki tahap "pertumpahan darah." Tidak kurang dari 10 bank dan lembaga keuangan berskala nasional kini ramai-ramai memperluas sayapnya untuk menjangkau calon-calon debitur mikro-kecil hingga pelosok-pelosok. Mereka antara lain: pemain tua BRI dengan BRI Unit, dan kini megembangkan "Teras BRI" di lapak-lapak / los pasar tradisional, Bank Danamon dengan DSP, Bank Bukopin dengan Swamitra, BTPN dengan MUR, Bank Mayapada dengan MMU, Bank Mega dengan Mega Mitra, HSBC dengan HSBC Pinjaman, Citibank dengan Citi Finansial, dan sebagainya. Selain itu, kendati tidak memperluas unit layanannya, masih banyak bank umum yang secara aktif menawarkan produk pembiayaan mikro-kecil, sebut saja Bank Mandiri, NISP, Panin, Bumiputera, Buana, Dipo, Commonwealth, dan masih banyak lagi. Dari lembaga keuangan non bank, PNM yang selama ini bertindak sebagai wholseseller bagi LKM kini turun langsung dengan mengembangkan jaringan outlet ULaMM, Pegadaian juga terus memperluas kantor layanannya hingga pasar-pasar kecil, dan beberapa perusahaan multifinance pun tak mau kalah.
Baca selanjutnya di
sini.